Fungsi Bahasa dan Tujuan Kemahiran Bahasa
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Bahasa merupakan hal penting bagi manusia, tanpa bahasa manusia tidak bisa
berkomunikasi dengan baik antara satu yang lainnya. Begitu pentingnya bahasa
bagi manusia menjadikan bahasa memilki banyak cara untuk bisa mempelajarinya,
hal ini dilakukan agar bisa berkomunikasi.
Komunikasi lisan atau nonstandar yang sangat praktis menyebabkan kita tidak
teliti berbahasa. Akibatnya, kita mengalami kesulitan pada saat akan
menggunakan bahasa tulis atau bahasa yang lebih standar dan teratur. Pada saat
dituntut untuk berbahasa’ bagi kepentingan yang lebih terarah dengan maksud
tertentu, kita cenderung kaku. Kita akan berbahasa secara terbata-bata atau
mencampurkan bahasa standar dengan bahasa nonstandar atau bahkan, mencampurkan
bahasa atau istilah asing ke dalam uraian kita. Padahal, bahasa bersifat sangat
luwes, sangat manipulatif. Kita selalu dapat memanipulasi bahasa untuk
kepentingan dan tujuan tertentu. Lihat saja, bagaimana pandainya orang-orang
berpolitik melalui bahasa. Kita selalu dapat memanipulasi bahasa untuk
kepentingan dan tujuan tertentu. Agar dapat memanipulasi bahasa, kita harus
mengetahui fungsi-fungsi bahasa.
Pada dasarnya, bahasa memiliki fungsi-fungsi tertentu yang digunakan
berdasarkan kebutuhan seseorang, yakni sebagai alat untuk mengekspresikan diri,
sebagai alat untuk berkomunikasi, sebagai alat untuk mengadakan integrasi dan
beradaptasi sosial dalam lingkungan atau situasi tertentu, dan sebagai alat
untuk melakukan kontrol sosial (Keraf, 1997: 3).
Hasil pendayagunaan daya nalar sangat bergantung pada ragam bahasa yang
digunakan. Pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar akan
menghasilkan buah pemikiran yang baik dan benar pula. Kenyataan bahwa bahasa
Indonesia sebagai wujud identitas bahasa Indonesia menjadi sarana komunikasi di
dalam masyarakat modern. Bahasa Indonesia bersikap luwes sehingga mampu
menjalankan fungsinya sebagai sarana komunikasi masyarakat modern.
B.
RUMUSAN MASALAH
1.
Apa
saja fungsi bahasa?
2.
Apa
tujuan kemahiran bahasa?
C.
TUJUAN
1.
Agar
mengetahui apa saja fungsi bahasa.
2.
Agar
mengetahui apa tujuan kemahiran bahasa.
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Fungsi Bahasa
Fungsi bahasa adalah cara orang menggunakan bahasa mereka, atau
bahasa-bahasa mereka bila mereka berbahasa lebih dari satu . Jika dinyatakan
dalam pengertian yang lebih rapat yaitu orang melakukan sesuatu dengan bahasa
mereka, yaitu dengan cara bertutur dan menulis, mendengarkan, dan membaca,
mereka berharap dapat mencapai banyak sasaran dan tujuan.[1]
Ada beberapa pengelompokkan fungsi kebahasanan yang sudah dikenal misalnya,
pengelompokan yang disampaikan oleh Malinowski, yang berkaitan dengan dengan
kajiannya tentang situasi dan makna yang dirujuk pada awal pembicaraan.
Malinowski (1923) mengelompokkan fungsi bahasa ke dalam dua kelompok besar,
yaitu pragmatic dan magis. Sebagai seorang yang pakar antropologi, ia tertarik
pada penggunaan bahasa yang praktis atau pragmatik di satu pihak, yang
selanjutnya dibaginya lagi ke dalam penggunaan bahasa yang aktif dan bahasa
yang naratif , dan dipihak lain ia juga tertarik pada penggunaaan bahasa yang
bersifat ritual atau magis yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan seremonial
atau keagamaan dalam kebudayaan.Satu pengelompokkan yang sangat berbeda adalah
pengelompokan yang dikemukakan oleh seorang psikolog Austria Karl Buhler
(1934). Ia tertarik pada fungsi bahasa bukan dari sudut pandangan kebudayaan,
tetapi dari sudut pandangan perseorangan. Buhler membedakan fungsi bahasa ke
dalam bahasa ekspresif, bahasa konatif, dan bahasa representasional. Bahasa
ekspresif yaitu bahasa yang terarah pada diri-sendiri, si pembicara. Bahasa
konatif yaitu bahasa yang terarah pada lawan bicara dan bahasa representasional
yaitu bahasa yang terarah pada kenyataan lainnya-yaitu, apa saja selain si
pembicara atau lawan bicara.
1 Fungsi bahasa secara umum:
Secara umum bahasa memiliki fungsi
personal dan sosial. Fungsi personal mengacu pada peranan bahasa sebagai alat
untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan setiap diri manusia sebagai makhluk
individu.
Adapun fungsi sosial mengacu pada
peranan bahasa sebagai alat komunikasi dan berinteraksi antarindividu atau
antarkelompok sosial.
a. Sebagai sarana komunikasi
Digunakan dalam berbagai lingkungan, tingkatan, dan kepentingan yang
beraneka ragam, misalnya, komunikasi ilmiah, komunikasi bisnis, komunikasi
kerja, dan komunikasi sosial. Manusia tidak dapat hidup sendiri, mereka perlu
berkomunikasi dalam berbagai lingkungan ditempat mereka
b. Sebagai sarana integrasi dan adaptasi
Bahasa indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara
merupakan fungsi integratif. Indikator kedudukannya sebagai bahasa nasional.
1) Lambang nasional yang dapat memberikan kebanggaan jati diri pemakainya
sebagai bangsa indonesia.
2) Lambang identitas nasional yang dapat dikenali oleh masyarakat.
3) Alat pemersatu penduduk antar pulau diseluruh indonesia.
4) Alat komunikasi antar daerah dan antar budaya.
Indikator kedudukannya sebagai bahasa nasional berfungsi sebagai:
a) Bahasa dalam kegiatan resmi
b) Bahasa pengantar di sekolah
c) Alat komunikasi pada tingkat nasional
d) Alat pengembangan budaya
Dengan bahasa, orang dapat menyatakan hidup bersama, bahkan bahasa menimbulkan
suatu kekuatan yang merupakan sinergi dengan orang lain. Misalnya : Seseorang
tidak akan menggunakan bahasa ilmiah ketika berbelanja, seorang ibu tidak akan
menggunakan bahasa bisnis ketika menasehati anaknya.
c. Sebagai kontrol sosial
Berfungsi untuk mengendalikan komunikasi agar orang yang terlibat dalam
komunikasi dapat saling memahami. Dalam kehidupan sehari-hari dapat berbentuk
komunikasi timbal balik, baik secara lisan maupun tulisan. Dengan demikian,
masing-masing dapat mengendalikan komunikasi dan memberi saran, kritik dll.
d. Sebagai sarana memahami diri
Dalam membangun karakter seseorang harus dapat memahami dan
mengidentifikasi kondisi dirinya terlebih dahulu.Pemahaman ini mencakup
kemampuan fisik, emosi,kecerdasan dll.
e. Sebagai sarana ekspresi diri
Dapat dilakukan dari tingkat yang paling sederhana sampai dengan tingkat
yang kompleks. Ekspresi paling sederhana misalnya untuk menyatakan cinta,
lapar, krecewa.. Tingkat kompleks misalnya berupa pernyataan kemapuan
mengerjakan proyek besar dalam bentuk proposal yang sulit dan rumit, menulis
laporan, desain produk,
f. Sebagai sarana memahami orang lain
Dengan pemahaman terhadap seseorang, pemakai bahasa dapat mengenali
berbagai hal mencakup kondisi pribadinya. Melalui pemahaman ini seseorang
akan memperoleh wawasan yang luas dan bermanfaat serta memperoleh kemampuan
berfikir sinergis dengan memadukan pengalaman orang lain bersama dengan potensi
dirinya.
g. Sebagai sarana mengamati lingkungan sekitar
Keberhasilan seseorang menggunakan kecerdasannya ditentukan oleh
kemampuannya memanfaatkan situasi lingkungannya sehingga memperoleh berbagai
kreatifitas baru yang dapat memberikan berbagai keuntungan bagi dirinya dan
masyarakat. Misalnya, Apa yang melatarbelakangi pengamatan, bagaimana
masalahnya, bagaimana cara mengamati, tujuannya, hasilnya, kesimpulan.
h. Sebagai sarana berfikir logis
Melalui proses berfikir logis, seseorang dapat menentukan tindakan tepat
yang harus dilakukan. Selain itu, perlu disadari bahwa bahasa bukan hanya
sarana proses berpikir melainkan juga penghasil pemikiran, konsep, atau ide.
i.
Mengembangkan
kecerdasan ganda
Selain kecerdasan berbahasa, seseorang dimungkinkan memiliki beberapa
kecerdasan sekaligus. Selain itu orang yang tekun mendalami bidang studinya
secara seriu dimungkinkan memiliki kecerdasan yang produktif. Misal seorang
ahli pemograman yang mendalami bahasa, ia dapat membuat kamus elektronik, mesin
penerjemaah,
j.
Membangun karakter
Kecerdasan merupakan bagian
karakter dari manusia. Kecerdasan berbahasa memungkinkan seseorang dapat mengembangkan
karakternya lebih baik.
2.
Halliday (1975, dalam
Tompkins dan Hoskisson,1995) secara khusus mengidentifikasi fungsi-fungsi
bahasa sebagai berikut :
a. Fungsi personal, yaitu penggunaan
bahasa untuk mengungkapkan pendapat, pikiran, sikap atau perasaan pemakainya
b. Fungis regulator, yaitu
penggunaan bahasa untuk mempengaruhi sikap atau pikiran/pendapat orang lain,
seperti bujukan, rayuan, permohonan atau perintah
c. Fungsi interaksional, yaitu
penggunana bahasa untuk menjalin kontak dan menjaga hubungan sosial, seperti
sapaan, basa-basi, simpati atau penghiburan
d. Fungsi Informatif, yaitu
penggunaan bahasa untuk menyampaikan informasi, ilmu pengetahuan atau budaya
e. Fungsi heuristik, yaitu
penggunanan bahasa bahasa untuk belajar atau memperoleh informasi, seperti
pertanyaan atau permintaan penjelasan atas sesuatu hal
f. Fungsi imajinatif, yaitu
penggunaan bahasa untuk memenuhi dan menyalurkan rasa estetsi (indah), seperti
nyanyian dan karya sastra
g. Fungsi Instrumental, yaitu
penggunaan bahasa untuk mengungkapkan keinginan atau kebutuhan pemakainya.[2]
B.
Tujuan Kemahiran Bahasa
Sebagai
objek pokok berkomunikasi maka bahasa sangat erat kaitannya dengan kegiatan
manusia bermasyarakat, sebab tidak ada kegiatan yang tanpa berhubungan dengan
bahasa. Objek kajian bahasa sangat luas dan beragam, mulai dari kegiatan yang
betul-betul merupakan kegiatan berbahasa, seperti penerjemahan, penyusunan
kamus, penddikan bahasa, dan yang lebih utama adalah bahasa berkaitan erat
dengan kegiatan sosial di dalam masyarakat atau lebih jelasnya, hubungan bahasa
dengan masyarakat.Latihan kemahiran berbahasa pertama tama bermaksud untuk menggelar/mengembangkan
potensi-potensi pribadi.[3]
Dengan latihan intensif, kita akan memperoleh keahlian:
- menggunakan daya pikir secara efektif;
- menguasai struktur bahasa dan kosakata secara meyakinkan;
- menggunakan gerak-gerik, isyarat, dan air muka sesuai dengan suasana dan isi pembicaraan.
Latihan-latihan ini perlahan-lahan akan memungkinkan kita melahirkan: ide,
pengetahuan, perasaan, dan lain-lainnya dalam bentuk bahasa yang baik dan
lancar, dengan cara yang teratur dan logis.
Kemahiran berbahasa akan mendatangkan keuntungan bagi masyarakat:
- bila dipergunakan sebagai alat komunikasi yang baik terhadap sesama warga masyarakat;
- bila ia memungkinkan kita mengembangkan kemampuan untuk dapat mempengaruhi orang lain dalam mengembangkan kontrol sosial yang diinginkan.
Dengan bahasa, kita dapat
mengembangkan kepribadian
dan nilai-nilai sosial kepada tingkat yang lebih tinggi dari
apa yang bisa dicapai oleh masyarakat umum.
dan nilai-nilai sosial kepada tingkat yang lebih tinggi dari
apa yang bisa dicapai oleh masyarakat umum.
Bila tujuan utama
kemahiran berbahasa telah dicapai, maka manfaat lain akan muncul dengan
sendirinya:
- Kita lebih mengenal diri kita sendiri;
- Kita lebih memahami orang lain;
- Belajar mengamati dunia sekitar dengan lebih cermat
- Kita bisa mengembangkan suatu proses berfikir yang jelas dan teratur.
Kemahiran seseorang untuk
menggunakan bahasa sangat tergantung pada adanya kesempatan untuk menggunakan
bahasa itu. Jika kesempatan banyak,maka kemahiran bahasa bertambah baik. Jika
kesempatan berkurang atau sedikit maka kemahiran itupun akan berkurang. Kemahiran
bahasa akan memudahkan seseorang untuk menggunakan bahasa itu sendiri.[4]
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
1
Fungsi bahasa adalah cara
orang menggunakan bahasa mereka, atau bahasa-bahasa mereka bila mereka
berbahasa lebih dari satu . Jika dinyatakan dalam pengertian yang lebih rapat
yaitu orang melakukan sesuatu dengan bahasa mereka, yaitu dengan cara bertutur dan
menulis, mendengarkan, dan membaca, mereka berharap dapat mencapai banyak
sasaran dan tujuan.
2
Kemahiran berbahasa bertujuan
melancarkan komunikasi yang jelas dan teratur dengan semua
anggota masyarakat. Ia memungkinkan terpeliharanya tata sosial, adat istiadat,
kebiasaan dan sebagainya, melalui pengkhususan dari fungsi komunikatif tadi.
Jadi yang paling utama dari kemahiran berbahasa adalah pemakaian bahasa secara
baik untuk kepentingan tiap individu dalam masyarakat, untuk kebaikan umat
manusia sendiri.
B.
SARAN
Penggunaan
bahasa Indonesia yang baik dan benar perlu dilestarikan Karena bahasa Indonesia
adalah bahasa nasional. Kemajuan zaman pun memudarkan penggunaan bahasa
Indonesia yang baik dan benar di kalangan remaja khususnya. Ada baiknya
pemahaman akan bahasa Indonesia yang baik dan benar bukan hanya di dalam
lingkungan pendidikan tetapi juga di mulai dari lingkungan rumah dan teman
sebaya agar penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar tetap menjadi ciri
bangasa Indonesia.
DAFTAR PUSTAKA
http://Agus-putra.blogspot.com/2016/11/makalah-konsep-bahasa-dan-fungsi.html
http://your-black.blogspot.com/2009/10/kerangka-kuliah-kemahiran-berbahasa.html
http://endjhoey.blogspot.com/2014/03/fungsi-bahasa.html
Abdul Chaer, linguistik umum
(jakarta, rineka cipta, 2007 ) h.66
Komentar
Posting Komentar